Friday, June 26, 2009

Untuk bisa mengenal pelanggan dengan baik, kita perlu melakukan analisis konsumen. Analisis konsumen berguna untuk melihat bagaimana konsumen mengambil keputusan dan peran pemasaran di dalamnya.


Pengambilan Keputusan Konsumen
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan konsumen dalam melakukan pembelian. Dengan mengetahui hal ini, kita akan lebih mudah untuk melakukan kegiatan pemasaran terkait konsumen. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang mengalami berbagai pentahapan sebagai berikut:

  1. Analisis Kebutuhan. Konsumen merasa bahwa dia membutuhkan sesuatu untuk memenuhi keinginannya. Kebutuhan itu bisa dibangkitkan oleh dirinya sendiri ataupun stimulus eksternal. Stimulus bisa melalui lingkungan bergaul, sesuatu yang dilihat, ataupun dari komunikasi produk atau jasa perusahaan lewat media massa, brosur, dan lain-lain.
  2. Pencarian Informasi. Setelah kebutuhan itu dirasakan, konsumen kemudian mencari produk ataupun jasa yang bisa memenuhi kebutuhannya.
  3. Evaluasi Alternatif. Konsumen kemudian mengadakan evaluasi terhadap berbagai alternatif yang tersedia mulai dari keuntungan dan manfaat yang dia peroleh dibandingkan biaya yang harus ia keluarkan.
  4. Keputusan Pembelian. Konsumen memutuskan untuk membeli merek tertentu dengan harga tertentu, warna tertentu.
  5. Sikap Paska Pembelian. Sikap paska pembelian menyangkut sikap konsumen setelah membeli produk ataupun mengkonsumsi suatu jasa. Apakah dia akan puas dan terpenuhi kebutuhannya dengan produk atau jasa tersebut atau tidak.
Peran dalam Pengambilan Keputusan
Pihak-pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan seseorang terbagi menjadi beberapa peran yang berbeda:
  1. Initiator, orang yang memberi inisiatif/usulan atas suatu pengambilan keputusan ataupun pembelian
  2. Influencer, orang yang mampu memberi pengaruh terhadap suatu keputusan
  3. Decider, orang yang berwenang mengambil keputusan
  4. Buyer, orang yang membeli
  5. User, orang yang memakai
Dengan memetakan masing-masing orang sesuai dengan peran masing-masing maka akan memudahkan bagi produsen dalam melakukan strategi pemasaran, khususnya komunikasi kepada setiap orang sesuai dengan fungsi dan peran masing-masing
Sumber : http://www.sentrakukm.com
Categories:

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!